Malaysia Gencarkan Promosi Pariwisata Sabah di Vietnam, Targetkan Pertumbuhan Pasar Utama Regional
Ho Chi Minh City, Vietnam – Dewan Pariwisata Sabah (Sabah Tourism Board atau STB) secara resmi mengukuhkan komitmennya https://www.kabarmalaysia.com/ untuk memperkuat kerja sama pariwisata dengan Vietnam melalui acara “Sabah Tourism Destination & B2B Session” yang diselenggarakan di Sheraton Saigon Grand Opera Hotel pada tanggal 12 Januari 2026. Misi dagang strategis ini, bekerja sama dengan Tourism Malaysia di Vietnam dan Sabah Enhanced Travel Innovation Association (SETIA), bertujuan untuk memposisikan Sabah sebagai destinasi yang menarik dan pasar utama yang sedang berkembang bagi wisatawan Vietnam.
Acara ini mempertemukan 18 operator perjalanan dari Sabah dengan 65 agen perjalanan lokal terkemuka di Kota Ho Chi Minh untuk diskusi bisnis (B2B), membuka peluang kerja sama, dan mendorong ekspansi pasar.
Fokus Destinasi: Alam, Petualangan, dan Budaya Borneo
Promosi ini menyoroti keunggulan utama Sabah dalam pariwisata alam, petualangan, dan budaya asli, di bawah branding baru “Explore Sabah – Naturally Inspiring, Beyond Ordinary”. Inisiatif ini selaras dengan tren perjalanan wisatawan Vietnam yang semakin condong ke arah destinasi berkelanjutan, fokus alam, dan pengalaman budaya yang mendalam.
Di antara daya tarik utama yang ditawarkan adalah:
- Gunung Kinabalu: Pendakian gunung ikonik ini tetap menjadi pengalaman utama bagi para pencari petualangan dari Vietnam.
- Keanekaragaman Hayati Laut: Aktivitas selam di sekitar Kepulauan Semporna dan Tunku Abdul Rahman Marine Park dekat ibu kota juga menjadi daya tarik signifikan.
- Satwa Liar Unik: Pengalaman melihat orangutan, gajah Borneo, dan beruang madu di habitat alami mereka terus memikat perhatian pengunjung.
- Warisan Budaya Kaya: Lebih dari 30 kelompok etnis di Sabah menyajikan permadani budaya yang kaya, menceritakan kisah abadi tradisi Borneo.
Konektivitas Udara dan Prospek Pertumbuhan
Salah satu pendorong utama inisiatif ini adalah keuntungan konektivitas udara langsung AirAsia antara Kota Ho Chi Minh dan Kota Kinabalu, yang memangkas waktu tempuh menjadi hanya sedikit lebih dari dua jam.
Amirah Nadiah Mazlan, Direktur Badan Promosi Pariwisata Malaysia di Vietnam, menyatakan harapannya untuk memperluas kerja sama dengan pasar Vietnam, yang dianggapnya sangat potensial. Sementara itu, Julinus Jeffery Jimit, CEO Sabah Tourism Board, menekankan komitmen untuk membangun kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan.
Langkah ini juga merupakan bagian dari persiapan Malaysia menyambut “Visit Malaysia Year 2026” dan “Visit Sabah Year 2027”, dengan tujuan menarik 43 juta pengunjung internasional ke Malaysia secara keseluruhan. STB tetap berdedikasi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan, memastikan pertumbuhan yang inklusif dan bertanggung jawab, termasuk dukungan untuk operator pariwisata berbasis komunitas.
Dengan keindahan alam, peluang petualangan, dan kekayaan budaya, Sabah diposisikan dengan baik untuk menyambut wisatawan Vietnam yang mencari perjalanan unik di Borneo.
